4 Apr 2013

Trip to Singapore (TTS#1): Persiapan



Setahun yang lalu, kami sekeluarga plus ibu mertua berkesempatan pergi ke Singapura.Sebenarnya itulah alasan saya dan Hanif membuat paspor. Kami ke sana dalam rangka wisuda si ayah. Meski ayahnya Hanif kuliah di Adelaide, wisudanya bisa 'nebeng' di cabang Uni Adelaide yang ada di Singapura. Untung saja ngga perlu jauh-jauh ke Adelaide, mahal bo. Seperti biasa sayalah yang diminta si ayah untuk mempersiapkan ini dan itu, maklumlah PA-nya suami. Persiapan pertama tentu membuat paspor, sudah pernah saya tulis sebelumnya. Yang kedua adalah booking tiket dan hotel. Karena acara wisudanya direncanakan sekitar akhir April 2012, saya memulai hunting tiket pesawat dan book hotel sejak bulan Januari 2012. Alhamdulillah saya mendapatkan tiket AirAsia untuk 4 orang pp. Jakarta-Singapura seharga Rp3.140.000. Murah banget ya, tiket mudik lebaran aja lebih mahal dari itu. Saya membelinya melalui website dan tidak pakai kartu kredit, ngga punya. Hal itu tak masalah karena ayah Hanif nasabah CIMB Niaga Syariah. Web AirAsia sudah terintegrasi dengan CIMBclicks, tinggal daftar e-banking dan book tiketnya (terakhir saya book AirAsia bulan ini, opsi pembayaran dengan debit Niaga/BCA sudah tidak ada lagi, entah kenapa -red). Jika saat membeli tiket belum punya paspor, masukkanlah nomor KTP pada kolom Nomor ID. Yang penting pada saat berangkat, paspor harus sudah punya. Langkah selanjutnya booking penginapan. Berhubung tak punya kartu kredit, saya pun mencari-cari penginapan yang bisa dibook tanpa DP/credit card. Ketemulah "The Hive@Boonkeng". Tinggal book via email saja lalu tunggu balasan konfirmasi dari pihak The Hive. Respon mereka sangat cepat. Selain itu, tarifnya juga lumayan miring hehe. Maklum backpacker hostel, toh buat istirahat aja.  Tiket udah, hostel udah, paspor udah, berikutnya menyusun rencana perjalanan (travel plan). Jika tidak menggunakan jasa tour, rencana perjalanan sebaiknya dibuat agar liburan berjalan lancar sekaligus mengamankan budget. Semakin detil rencana perjalanan semakin bagus, meski saat prakteknya pasti ada saja yang diubah. Untuk referensi berbagai destinasi di Singapura, saya lebih suka membaca blog-blog pribadi yang menuliskan pengalaman travelling ke Singapura. Tinggal googling saja dan jumlahnya saaaangat banyak, wow...ternyata orang Indonesia kaya-kaya ya hehe. Kalau saya mungkin sayang-sayang uang, kalau ngga demi wisuda si ayah. Setelah memilih tempat tujuan, buatlah semacam run-down acara lengkap dengan durasi waktu, moda transportasi dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan selama di Singapura. Yah ibarat jadi tour guide untuk diri sendirilah. Saya merekomendasikan web gothere.sg untuk mencari tahu moda transportasi sekaligus biaya ke berbagai destinasi di Singapura. Anda bisa membuat lebih dari satu rencana perjalanan. Namanya juga rencana, Tuhan yang menentukan (jaka sembung naik sepedah, ngga nyambung dah...). Ohya, tambahan tips dari saya, print semua dokumen itinerary tiket, email booking hostel dan rencana perjalanan untuk pegangan. Sebagai backup, upload semua dokumen tadi plus scan paspor ke dropbox, just in case terjadi kehilangan. Lalu paling terakhir, pasang reminder untuk web-check in tiket (kalau pakai Air Asia) dan re-confirm hotel seminggu sebelum keberangkatan. Yang ingin tahu contoh rencana perjalanan, bisa donlot di sini (di dalamnya saya sertakan juga email dengan pihak hotel). Have a nice trip....!!!  ...bersambung ke TTS#2