Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Ulang Tahun ke-6

Gambar
Aiiih tak terasa sudah bulan Desember. Lama nian tak diapdet blog ini. Maklumlah kesibukan kerja ditambah mengurus anak kerap membuat saya tidak mood untuk menulis dan lebih memilih membaca hehe... Anak semata wayangku akhirnya berusia 6 tahun. Seperti tahun-tahun sebelumnya dan sudah menjadi tradisi sejak saya kecil ulang tahun tak lengkap rasanya tanpa hidangan nasi kuning. Hanya tahun kemarin saja saya tidak membuatkan nasi kuning karena menunggui utinya yang kala itu sakit. Setahun ternyata sebentar sekali ya... Tahun ini saya lebih pede dengan kemampuan masak saya hoho...*sombong. Urusan belanja dan memasak lauk (tahu kan nasi kuning lauknya banyak^^) saya tangani sendiri. Khusus nasi kuning saya subkontrak ke si mbak yang memang pintar bikin nasi kuning. Sayang karena sibuk masak plus  banyak acara di hari sabtu itu, saya jadi lupa motoin nasi kotaknya *halah... Hanif di usianya yang ke-6 tambah pandai, meski saya koq merasa ni anak sedang suka melawan. Walau sudah dibilan...

Resep: Cilok

Gambar
Sudah jadi kebiasaan saya dan Hanif kalau makan siomay, pasti tanpa bumbu kacangnya. Merusak rasa original siomay yang dari sononya udah enak (berkat msg yang entah seberapa banyak hehe...). Nah...akhir pekan lalu saya melihat ada bumbu kacang bawaan siomay di kulkas saya. Terpikirlah bikin cilok sebagai sarana menghabiskan bumbu kacang. Bahannya: 250 gram tepung tapioka 250 gram tepung terigu 2 siung bawang putih, parut 1 sdt garam 1 sdt msg (haha ketahuan kan ini buat konsumsi emaknya) 1/2 sdt merica bubuk 400 ml air panas Daun bawang, iris tipis Cara membuat: Campur semua bahan. Masukkan air panas sedikit demi sedikit sambil diulen pakai spatula kayu (jangan sekali-kali pakai tangan...panas hehe). Hentikan penambahan air jika dirasa adonan sudah cukup kalis (lagi-lagi pakai perasaan). Pengalaman saya 400 ml air pas sampai kalis. Mengulennya memang agak ekstra (alot soalnya). Bulatkan sesuai selera dengan dua tangan. Boleh juga diisi potongan telur. Adonannya beda ...

Resep: Steamed Patin in Pot

Gambar
Pas ada ikan patin tapi ngga punya daun pisang dan kemangi. Jadilah masakan ini, Steamed Patin in Pot...alias Patin Kukus hehe... Meski rasanya ngga senendang pepes patin, patin kukus ini wuenak (dasarnya ikannya udah enak). Yang jelas proses mengolahnya juga jadi lebih singkat karena minus bungkus-bungkus pake daun pisang. Bahan-bahannya: 600 gram patin potong (saya biasa beli yang sudah potongan, isinya 4 potong besar bagian badan patin) 3 lembar daun salam 4 lembar daun jeruk 2 batang sereh, geprek dan potong 5 cm-an 1 butir tomat, potong-potong Bumbu halus: 5 butir bawang putih 3 butir kemiri 3 cabe kriting 2 cabe rawit 1/2 ruas jahe 1 ruas kunyit Garam dan gula secukupnya Cara membuat: 1. Cuci bersih patin. Uleg semua bumbu, jika memakai blender usahakan jangan menambahkan air (nah lo mana bisa? makanya diuleg aja hehe...) 2. Campur ikan, bumbu halus dan tomat dalam baskom, cicipi bumbu sampai rasanya pas. Diamkan 15 menit. 3. Letakkan sebagian daun dan...

Resensi Buku: Nancy Drew Files #62: Easy Mark

Gambar
Cover aslinya...jadul ya Kali ini Nancy diminta oleh Harrison Lane, Anggota Komite Brewster Academy untuk menyelidiki pelaku 'pengubah nilai' di database sekolah. Kasus ini melibatkan putri ketua komite yang menjadi salah satu 'klien' dari pelaku. Awalnya Nancy berpikir kasus ini akan selesai dengan menyelidiki pemilik rekening di mana uang dari para klien ditransfer. Tapi ternyata identitas yang digunakan adalah milik seorang wanita tua sebatang kara dan telah meninggal. Sementara para 'klien' semuanya dikontak via akun email sekolah. Maka tak ada jalan lain bagi Nancy selain menyamar untuk dapat masuk ke sekolah sebagai tutor pelajaran tambahan. Salah satu murid tutornya adalah Victor Paredes, computer-freak yang bermasalah dengan nilai bahasa inggrisnya. Selain itu ada Miss Phyllis Hathaway yang merupakan kandidat kuat calon kepala sekolah tetapi tidak terpilih. Ada juga Dana MacCauley yang sepertinya sedang mengalami kesulitan keuangan di perusahaan kom...

Hanif dan Gadget

Gambar
Sudah bukan rahasia lagi kalau Hanif sangat suka memainkan gadget, apapun! Mulai dari handphone, kamera digital, tab dan laptop. Mungkin tak hanya Hanif saja, hampir semua anak rata-rata juga suka dengan gadget. Hanya saja untuk Hanif, hal ini sedikit banyak turut mempengaruhi perilakunya. Seperti berteriak-teriak menirukan suara karakter angry birds atau yang terkini adalah lari-larian tanpa henti akibat game Subway Surfer. Sisi positifnya (walau ngga banyak) adalah ia semakin berani bereksplorasi -yang beberapa kali berakhir dengan kerusakan -_-. Gadget juga seringkali saya jadikan reward alias iming-iming agar Hanif mau melakukan apa yang saya minta. Saat ini porsinya berinteraksi dengan gadget jauh berkurang. Ini saya lakukan atas pertimbangan dari guru dan terapisnya. Alhasil HP dan netbook saya pun boring alias ngga diisi game macem-macem...biarlah demi anak. Nah...kali ini saya ingin memejeng (bahasa apaa ini?) foto-foto Hanif dan gadgetnya. Cekidot! 1. Hanif dan Laptop ...

Resep: Nugget Tempe

Gambar
Sapu-sapu dulu... Sebulan ngga ditengok ni blog. Harap maklum kesibukan ramadhan, lanjut mudik dan langsung digempur oleh kerjaan kantor plus bimbingan laporan mahasiswa. Fiuh... Mumpung masih bulan syawal tak lupa saya mengucapkan met idul fitri minal aidin wal faizin amiin. Mohon maaf lahir dan batin. Postingan kali ini tentang resep yang rasa-rasanya sudah lama banget ngga posting hasil eksperimen. Saya masih menyempatkan diri untuk masak makanan di pagi hari. Tapi yang standar saja sayur dan lauk. Beberapa waktu lalu iseng browsing resep, ketemulah resep nugget tempe (entah di blog siapa lupa, insya Allah pahalanya tetap dihitung Allah karena sudah menginspirasi saya hehe...). Bahan: Sepotong tempe (kurleb 200 gram) Ayam kurleb 100 gram 1 butir telur Setengah batang wortel (lebih banyak juga boleh) 3 biji bawang merah 2 siung bawang putih Merica secukupnya Garam secukupnya Air atau susu cair secukupnya Larutan tepung (untuk pencelup) Bread crumbs aka ...

Challenge: Receh for Books 2013

Gambar
Saat SD 1000 rupiah =  2 mangkuk bakso + 2 teh botol Ketika SMP 1000 rupiah = ongkos angkot ke sekolah pp + jajan pisang molen 2 biji + es teh Pas SMA 1000 rupiah = sepiring nasi pecel Bu Pin + es teh Zaman kuliah 1000 rupiah = segelas es teh manis Sekarang 1000 rupiah = bayar parkir (kadang 2 ribu malah) 1000 rupiah atau nominal yang lebih kecil seringkali kita sebut receh. Dari sebutannya saja receh, kedengarannya remeh bukan? Bahkan uang 1000 rupiah yang semula berbentuk uang kertas, kini dicetak dalam koin seolah semakin menunjukkan bahwa nilai 1000 adalah receh. Meski demikian, segala sesuatu yang kecil jika dikumpulkan akan menjadi bukit. Begitulah kiranya semangat yang diusung oleh floriayasmin yang menggagas tantangan "Receh for Books 2013". Syaratnya cukup mudah: 1.Kumpulkan uang receh dari Januari-Desember 2.Jangan dihitung sampai akhir tahun 2013 3.Setelah semua uang terkumpul, belikan buku yang kamu inginkan/bukunya dihadiahkan ke orang lain 4.Kala...

[Re-post] Menjadi Ibu dari Anakku

Gambar
Ketika Hanif lahir hingga usianya menjelang 2 tahun, saya berpikir menjadi seorang ibu tidaklah sesulit yang kubayangkan sebelumnya. Hanif kecil sangat mudah diasuh, jarang rewel dan doyan makan. Selain keterlambatan bicara, semua perkembangannya cukup normal. Hanif memang belum bisa memanggil ayah ibu tapi ia senang bersenandung dan sudah hafal abjad di usia 20 bulan. Ayahnya sempat agak curiga ketika Hanif tidak menoleh ketika dipanggil atau melihatnya suka memutar-mutar benda. Namun di satu saat, ia bisa sangat responsif dan bisa dialihkan untuk tidak memutar benda. Ah, anak ini ngga papa koq, pikir saya waktu itu. Saat usianya 2,5 tahun dan belum juga berbicara selain kata “aduh”, akhirnya saya memantapkan hati untuk membawanya ke Klinik Tumbuh Kembang di Harapan Kita. Hasilnya Hanif dinyatakan bisa bicara tapi tidak digunakannya untuk berkomunikasi dengan orang lain. Padahal fungsi bahasa adalah untuk berkomunikasi. Hanif sudah bisa menyanyi beberapa lagu, ...

Resensi Buku: Pride and Prejudice

Gambar
cover edisi terjemahan Jane Austen, Project Gutenberg, 2008 Elizabeth Bennet (Lizzy), lahir di keluarga menengah dengan 4 saudara perempuan. Ibunya, Mrs. Bennet, mempunyai impian untuk menikahkan putri-putrinya dengan pria-pria yang 'mapan'. Ketika mendengar tanah tetangga, Netherfield, akan segera kedatangan penghuni baru yang kabarnya berpenghasilan tinggi, ia begitu bersemangat mendesak suaminya untuk mengunjungi sang tetangga baru agar mereka bisa berkenalan. Keinginan Mrs. Bennet agaknya terwujud saat Mr. Bingley, sang tetangga baru, tampak berlama-lama berdansa dengan Jane, putri tertuanya di sebuah pesta. Mr. Bingley tak datang sendirian, ia bersama adik perempuannya, Caroline dan sahabatnya, Mr. Darcy. Berbeda dengan Bingley yang ramah, Mr. Darcy yang konon 'lebih kaya' daripada Bingley terlihat angkuh dan sombong. Ia bahkan berkomentar bahwa Elizabeth 'tak secantik kakaknya dan hanya biasa saja' saat Bingley menawarkan diri untuk memperkenalka...

Resensi Buku: Sammy Keyes and The Hotel Thief

Gambar
Wendellin Van Draanen, Yearling, 1998 Samantha Keyes tinggal bersama neneknya, Rita Keyes di sebuah apartemen subsidi pemerintah khusus para lansia. Sebenarnya ia tidak diperbolehkan tinggal di sana, tapi apa boleh buat ibunya memilih mengejar mimpinya sebagai aktris Hollywood dan menitipkannya pada Sang Nenek -Rita-. Tetangga satu lantai, Ny Graybill kerap mencurigai Sammy tinggal bersama Rita. Akibatnya Sammy jadi tak bebas keluar masuk apartemen. Hari itu ia kebosanan setengah mati di dalam apartemen. Ia pun memata-matai kegiatan orang-orang di sekitar apartemen melalui teropong. Sebenarnya neneknya sering melarangnya bermain teropong, tapi toh ia tak berbuat kejahatan. Namun di sebuah kamar Hotel yang terletak tepat di seberang apartemennya, seseorang tampak terburu-buru mencari sesuatu. Tiba-tiba laki-laki tersebut mendongak dan melihat ke arahnya. Entah kenapa, Sammy masih dengan teropongnya malah balas melambai (haha...). Ketika kemudian terdengar berita pencuria...

Hanif di TK B

Gambar
Tak terasa Hanif sudah TK B sekarang. Perkembangannya di sekolah berdasarkan rapor kemarin alhamdulillah semakin baik. Motorik kasarnya berkembang pesat, motorik halusnya juga mulai baik dan kata-katanya makin banyak terutama benda-benda yang disukainya. Kini ia bisa mengidentifikasi makanan tertentu, tempat tertentu dan orang-orang di sekitar dengan cepat. Kadang hal ini jadi bumerang tersendiri ketika Hanif terus-terusan mengajak pergi ke McD atau minta beli pop mie tiap kali pergi ke warung (haha...). PRnya masih masalah konsentrasi dan komunikasi dua arah... Hhmmm...-__- Hari pertama sekolah sengaja saya ambil cuti. Ternyata Hanif malah ngadat, ngga mau masuk pagar. Katanya 'pulaaang...mau HP', yaah kebanyakan main HP ni pas libur. Setelah berjuang membujuk bahkan menggendong, alhamdulillah Hanif mau berbaris dengan teman-temannya di kelas Jingga 1. Saat ia mulai asyik, saya menyelinap turun ke bawah (kelas Hanif di lantai 2). Tak berapa lama bahkan saya masih di tangga,...

Resensi Buku: Confeito

Gambar
  Windhy Puspitadewi, GPU, 2005 Once again...teenlit time. Kali ini atas nama pertemanan saya membaca buku ini. Si penulis adalah teman satu almamater saat kuliah, tapi beda jurusan. Tidak kenal dekat, sekedar tahu nama dan orangnya. Tapi boleh dong ikutan bangga punya teman penulis hehe... Bercerita tentang Hana, panggilan dari Hanacaraka Datasawala Magabathanga Padajayanya (hehe...saya langsung ketawa membaca nama si tokoh utama), si cewek tomboi, penyuka komik dan terpaksa masuk jurusan Teknik Mesin atas request Sang Papa. Hana berteman akrab dengan empat cowok keren, yang diceritakan seringkali membuatnya menerima tatapan membunuh dari cewek-cewek lain (hmmm...sound familiar with the story ha?). Ada Leonardi, cowok oriental yang gemar buku-buku Gibran, Gede Prama dan semacamnya. Saran darinya seringkali menjadi jalan pembuka bagi masalah orang-orang di sekitarnya, meski dirinya sendiri menyimpan sebuah rahasia bahkan dari keempat temannya. Seta, si kutu b...

Book Review: Mockingjay (Hunger Games #3)

Gambar
Suzanne Colllins, Bloomsburry, 2010 Finally I write this review after read the book about two months ago. Bwahaha...bit busy lately and never have time for reading anyway. But it’s been slowing down right now so I decided to finish this before moving on to another book. After being saved from Quarter Quell arena, Katniss lives in District 13. It’s not ruined and have been survived for many years by built its country underground. Coin, the president of District 13, demands her to be Mockingjay, the symbol of rebellion. For the first, she is reluctant to do it. But since Peeta is being held by the Capitol and seen being forced to speak against his will on tv, she agrees and demands the rescue of him as payback, also the right to kill Snow herself. Being Mockingjay is harder than she think. Not joining the battle, but much on taking shoots for propaganda video. She is not the one who can act on camera but the show must go on. When Peeta is rescued and brought to Distric...

Mengenal Autisme Lebih Dekat

Gambar
Berikut adalah materi yang disampaikan Ibu Sri Muji Rakhmawati ketika acara pemutaran film I’m STAR pada akhir bulan April lalu. Sengaja saya biarkan dalam format FAQ, supaya lebih mudah dimengerti. Apa itu Autistic Spectrum Disorder? ASD merupakan gangguan perkembangan yang dapat terlihat sebelum anak berusia 2 tahun. Gangguan ini memiliki 3 ciri-ciri utama yaitu: 1. Gangguan kualitatif dalam interaksi sosial, minimal harus ada 2 dari gejala-gejala di bawah ini: Tidak mampu menggunakan perilaku non-verbal, seperti kontak mata, ekspresi muka, gerak-gerik untuk melakukan interaksi sosial. Tidak bisa bermain dengan teman sebaya. Kurang mampu untuk berbagi kesenangan, minat, atau achievement dengan orang lain. Kurang mampu mengadakan hubungan sosial dan emosional yang timbal balik. 2. Gangguan kualitatif dalam bidang komunikasi, minimal harus ada 1 dari gejala-gejala di bawah ini:     Kemampuan bicara yang terlambat atau bahkan sama sekali tidak berkembang. Anak ti...

Suvenir Pernikahan: Foto Instan

Gambar
Minggu lalu saya diundang oleh teman kantor untuk menghadiri resepsi pernikahannya yang kebetulan diadakan di aula kantor. Saya datang bersama si ayah dan Hanif. Setelah mengisi buku tamu, si mbak penerima tamu memberi saya sepotong kertas kecil bertuliskan "Redeem Your Ticket at Our Booth. Applicable for one snap only." Saya pun melirik ke sebelah kiri tak jauh dari meja penerima tamu sudah terpasang background untuk foto lengkap dengan fotografernya. Bahkan pernik-pernik pelengkap foto seperti topi, kacamata, tulisan lucu-lucu pun tersedia. Saya langsung teringat pada booth foto dari salah satu merek produk susu yang sering ada di Carefour hehe... Setelah itu, saya berlalu masuk ruangan aula. Pas pulang melewati booth foto, ramee banget...sama temen sendiri. Yang awalnya ngga minat,malah jadi nimbrung foto bareng. Saya pun memanfaatkan ticket saya untuk foto sekeluarga. Hasilnya...surprise, bagus banget dan Hanif pas melihat kamera (jarang-jarang tuh, secara Hanif ngga bis...