Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Foto Ganteng

Gambar
Saya tak tahu kapan persisnya foto ini diambil, sepertinya saat Hanif baru masuk TK. Bergaya dengan seragam barunya seperti ini membuat saya menyadari ternyata anakku sudah gede ya... Perasaan baru kemarin digendong-gendong, sekarang sudah hampir lima tahun. Entah karena kebetulan atau emang yang motret jago (ogah mengakui:p), Hanif di foto ini kelihatan kinclong hehe... Yak, saya tetapkan foto ini sebagai foto ganteng, hadiahnya mejeng di blog dan wallpaper notebook (yaaah..-_-') bergaya dengan batik baitul maal

Apa itu Terapi Sensori Integrasi? (Terapi#2)

Gambar
ruang sensori integrasi di Spectrum Ini tulisan kedua saya tentang jenis terapi.  Sekali lagi, tulisan ini berdasarkan pengetahuan saya yang terbatas dari sumber internet dan pengalaman pribadi (pernyataan disclaimer nih hehe). Setiap hari, bahkan setiap detik otak manusia akan menerima banyak rangsangan, yang kemudian diterima, dihantarkan, diolah, dan diberikan respon yang sesuai melalui indera dan organ-organ yang dimiliki. Proses ini berlangsung sangat cepat, bahkan otomatis setiap saat. Nah, proses inilah yang disebut sensori integrasi.  Anak dengan gangguan perkembangan atau berkebutuhan khusus biasanya terganggu dalam proses sensori integrasinya. Gejalanya bisa bermacam-macam dan berbeda setiap anak. Contohnya anak saya, Hanif, baru bisa berjalan di usia 18 bulan. Agak terlambat tapi masih normal. Tapi ternyata Hanif belum bisa melompat sampai usianya sekitar 3 tahun, hal ini berdampak ia harus selalu berpegangan ketika naik undakan dan kekuatannya dalam...

Resensi: Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah

Gambar
Penulis: Tere Liye Penerbit: Gramedia Halaman: 507 halaman Sepeninggal Bapaknya yang meninggal tersengat ubur-ubur, Borno berhasil menuntaskan SMAnya. Ingin kuliah, apa daya biaya tak ada. Jadilah Borno pegawai pabrik karet, pekerjaan pertamanya. Tak disangka kemudian pabrik karet gulung tikar, ia pun alih profesi sebagai petugas karcis di dermaga pelampung (alias dermaga feri) meski sempat diboikot oleh para pengemudi sepit. Borno memang tinggal di gang sempit tepian Kapuas, di mana tetangganya mayoritas berprofesi pengemudi sepit, perahu kayu bermotor tempel alat transportasi sungai. Bahkan kakeknya dulu adalah juragan sepit sebelum jatuh bangkrut. Pengemudi sepit sangat benci kapal pelampung, yang dianggap menggeser popularitas sepit. Begitulah Borno pun berganti pekerjaan lagi dan lagi sampai akhirnya ia tak ada pilihan lain untuk terpaksa melanggar wasiat Bapaknya, jadi pengemudi sepit. Meski pekerjaan pengemudi sepit itu terlihat remeh dan tak bermasa depan, prof...

Selamat Tahun Baru Hijriah!!!

Gambar
Tahun baru, harapan baru. Satu harapan sederhana (tapi besar^^) semoga bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya dalam hal apapun, perkembangan Hanif, jadi ibu dan isteri yang lebih baik dan lain-lain. Amiiin... Selamat Tahun Baru 1434H, semoga keberkahan Allah bagi semua saudaraku seiman.  M enilik pawai Tahun Baru Hijriah di sekolah Hanif...ini dia hiruk-pikuknya^^. Hanif dan Ican (salah satu temen yang dihafal Hanif) Hanif in the middle of crowd Sempet2nya...ngupil

Resensi: Cinta di Rumah Hasan Al Banna

Gambar
Penulis: M. Lili Nur Aulia Penerbit: Pustaka Da’watuna, 2007 Halaman: 92 halaman Semua orang pasti mengenal Hasan Al Banna sebagai pendiri organisasi Ikhwanul Muslimin yang cabangnya sudah tersebar di seluruh dunia. Banyak buku yang mengulas tentang kiprah politiknya, biografi dan pemikiran-pemikirannya. Buku yang satu ini adalah sedikit di antaranya yang membahas tentang bagaimana beliau berinteraksi dengan orang-orang terdekatnya yaitu keluarganya.  Hasan Al Banna dibesarkan di sebuah keluarga sederhana yang islami. Ayahnya –yang alumni Al Azhar- sering mengikutsertakan Al Banna dan adiknya di majelis-majelis diskusi ilmiah yang diadakannya. Di usia 9 tahun, Al Banna sudah menghafal 2/3 Al Qur’an. Menurut sang adik, ia tak pernah melihat orang yang begitu banyak puasa dan shalat seperti kakaknya.  Kemudian ketika Al Banna beranjak dewasa, sang ibunda pun memilihkan jodoh yang terbaik dengan mengunjungi rumah para ulama Ismailiyah dan merasa simpatik pada...

Resep: Donat Gula Tanpa Telur

Gambar
Masih modifikasi dari resep eggless donut. Tak seperti donat yang pakai kuning telur, donat tanpa telur akan menjadi keras ketika sudah dingin. Kalau sudah keras, sudah pasti engga kemakan. Nah, solusinya dengan mengurangi takaran gula di adonan atau meniadakannya Bahan: 1 gelas terigu segitiga  1 sdt gula pasir (boleh juga dihilangkan)  1 sdt ragi instan  ½ sdm tepung kentang  80 ml air  1 sdm margarin  Gula donat secukupnya Cara: Campur terigu,gula, ragi, tepung kentang dan air sampai menggumpal jadi satu.  Tambahkan margarin lalu uleni sampai kalis.  Bentuk bulat-bulat sesuai selera, letakkan di atas nampan kayu, beri jarak antar bulatan. Tutup nampan dengan serbet bersih, diamkan 45-60 menit.  Buat lubang di tengah adonan sambil diangkat, goreng dalam minyak panas sedang sampai setengah matang ( donat sudah berkulit dan masih kuning pucat). Jika hendak dimakan, donat digoreng kembali sampai kecoklatan. Sajikan ...

Resensi: Thanks for The Memories

Gambar
Penulis: Cecilia Ahern Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Joyce mengalami beberapa keanehan sejak ia pulang dari rumah sakit-karena keguguran-. Tiba-tiba saja ia menjadi tahu banyak tentang sejarah benda-benda seni dan arsitektur bangunan. Bukan hanya itu, ia juga bertemu dengan seorang laki-laki asing –yang entah kenapa terasa familiar- di sebuah salon sepulang dari rumah sakit. Keanehan tersebut sempat terlupakan oleh perasaan pilunya akibat kehilangan bayi dan kegagalan rumah tangga. Rumah tangga yang ia harapkan akan menghangat kembali dengan hadirnya seorang bayi, ternyata memang sudah tak bisa diselamatkan lagi. Joyce memutuskan menjual rumah dan tinggal bersama ayahnya yang sudah renta. Hingga suatu hari ketika berjalan-jalan ke kota bersama sang ayah, dia melihat laki-laki itu dan laki-laki itu juga melihatnya... Justin sangat takut dengan jarum suntik. Sebagai pria dewasa, tentu saja ia malu mengakuinya. Saat mengajar sebagai dosen tamu di sebuah universitas, ...

Latihan Manasik Haji

Gambar
  Bulan Oktober lalu menjelang hari raya Idul Adha, sekolah Hanif mengadakan latihan manasik haji setelah dua minggu sebelumnya Hanif dan kawan-kawannya selalu latihan setiap hari sebelum masuk kelas. Hasilnya Hanif sudah bisa menghafal doa thawaf, meski kata gurunya dia sama sekali tidak membuka mulutnya ketika praktek. Lucu banget lihat anak-anak kecil berpakaian ihram. Sayang orang tua tidak diperbolehkan mendampingi saking banyaknya peserta, hanya ibu guru yang boleh mendampingi. Ternyata sekolah lain juga diundang latihan manasik bareng. Tapi saya cukup tenang karena Hanif didampingi shadow teachernya –yang saya minta masuk minggu-minggu hehe-.  Ini foto-foto seusai acaranya....   bersama bu guru dan teman sekloter hanif dan shadow teachernya -bu nita- capek naik haji, makan biskuit dulu^^