Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Resensi: Secret and Lies

Gambar
Kody Keplinger, Poppy, 2013 Buku ini terdiri dari dua cerita pendek atau lebih tepat disebut mini novel. Yang jadi tokoh utamanya adalah tokoh sampingan dari novel Kody sebelumnya, yakni Casey (the DUFF) dan Bayley (A Midsummer's Nightmare). Makanya saya baca karena ada Casey hehe... Abbreviation and Alliteration Mengambil setting saat liburan Natal setelah Bianca dkk lulus dari SMU, Casey yang 'pulkam' tak sengaja bertemu dengan Toby Tucker pada sebuah pesta. Tak disangka mereka klop dan jadi sering bertemu setelahnya. Casey yang kerap minder dengan badannya yang terlalu tinggi, merasa 'diterima' apa adanya oleh Toby meski Toby beberapa centi lebih pendek. Toby bahkan menjadikan kebiasaan Casey berucap dengan singkatan menjadi olok-olokan antara mereka berdua. Namun Casey belum berani berterus terang pada sahabatnya, terutama Bianca. Baginya, jadian dengan Tucker berarti melanggar Girls Code "tak boleh jadian dengan mantan sahabat sendiri...

Resensi: A Song for Julia

Gambar
Charles Sheehan-Miles, Cincinnatus Press, 2012 (ebook) Julia Thompson Saat bertemu Crank di sebuah konser Anti-War, Julia tahu Crank adalah tipikal anak band yang tidak akan disetujui oleh orang tuanya -untuk dijadikan teman apalagi pacar-. Namun ketika pria itu mengajaknya makan siang, ia pikir tak ada salahnya mengiyakan. Pertemuan di hari itu adalah awal dari segalanya... Crank Wilson Dalam sekali pandang, ia tahu Julia adalah gadis sekolahan, daddy's girl yang bukan tipenya sama sekali. Namun ada sesuatu yang menarik dari sosoknya -yang membuat ia nekat mengajaknya makan bersama...bahkan tak pernah terlintas dalam pikirnya di kemudian hari ia akan membuat lagu tentang seorang Julia... Haha...saya bingung bikin sinopsisnya. Ebook ini saya dapatkan dari teman sma saya Dhini *tengkyu Dhin, bisa juga diperoleh secara gratis atau dengan harga 99 cent di beberapa ebook store. Sempat nongkrong beberapa lama di rak ebook reader sampai akhirnya berhasil terbaca dalam 2...

Nongkrong di Mall

Gambar
nongkrong.. Ini nongkrong dalam arti sebenarnya hehe... Entah sejak kapan tepatnya Hanif jadi suka nongkrongin speaker di bagian penjualan televisi di hipermarket. Bukan menonton tayangan televisinya tapi mengamati speaker yang merupakan bagian dari set home theater. Kadang dipegangnya bagian membran speaker untuk merasakan getarannya, kadang juga dipencet-pencet tombol yang ada. Sebenarnya tak hanya di hipermarket, setiap kali bertandang ke suatu tempat yang ada speakernya pasti ia akan "nongkrong" di depannya. Bahkan di acara kawinan, Hanif kerap naik ke pelaminan demi nongkrongin speaker yang kebetulan diletakkan di atas pelaminan. Kalau sudah begitu, sayalah yang naik ke pelaminan dan menarik Hanif turun hehe... Tapi hal ini sedikit banyak saya syukuri karena Hanif sempat hipersensitif terhadap suara dari speaker dan sekarang sudah jauh berkurang. Cumaaa...sayang telinganya dengan dentuman yang keras dari speaker...

Resep: Silky Pudding

Gambar
Resep ini saya dapat dari ustadzah kelompok pengajian yang saya ikuti. Hasilnya...yummm...legit dan lumer di mulut. Iyalah beliau kan punya usaha catering. Resepnya sudah teruji... Saya yang bukan penyuka puding pun jadi suka makannya^^. Cekidot. Bahan: 1 bungkus Puding Susu instan (saya pakai merk Nutrijell) 1250 ml air 175 gram gula pasir (saya pakai 150 gram saja) 1 kaleng susu evaporasi (saya pakai merk FN) Cara membuat: Campur pudding susu instan, air dan gula pasir. Didihkan sambil diaduk-aduk. Setelah mendidih, masukkan susu evaporasi. Aduk rata dan masukkan dalam cetakan atau cup. Hasil jadinya banyaaak bingit...hehe. Kalau pakai cup puding standar, jadinya 24 cup *o*. Jika pakainya cup rujak bebeg, jadi sekitar 14 cup. Trus semakin lama disimpan di kulkas (dalam kondisi cup tertutup), pudingnya akan semakin berair dan rasanya legit banget. Bahkan Hanif seringkali hanya membuka puding dan meminum airnya, pudingnya gak dimakan -_- *bosen kali...24 cup...

Review: The DUFF

Gambar
Kody Keplinger, Poppy, 2011 ( ebook ) Bianca Piper tidak pernah merasa rendah diri berteman dengan dua sahabatnya Casey dan Jess, meski mereka lebih populer dan lebih cantik.  Hingga suatu hari Wesley Rush, salah satu playboy di sekolahnya, menyebutnya "the DUFF" -designated ugly fat friend- yang artinya orang yang paling 'inferior' dalam kelompok pertemanan yang sering dimanfaatkan untuk mendekati salah satu anggota kelompok tersebut. Awalnya ia tak ambil pusing dengan ocehan Wesley. Namun, ditambah permasalahan orang tuanya yang di ambang perceraian, kepulangan sang mantan yang dulu mencampakkannya dan mengetahui bahwa Toby Tucker -yang ditaksirnya sejak lama- sudah punya pacar. Tekanan menjadi tak tertahankan karena Bianca tak sanggup membuka diri pada dua sahabatnya. Pada akhirnya ia malah terjebak dalam hubungan "friends with benefit" dengan Wesley. Ia pikir Wesley hanyalah pelarian dari masalah yang dihadapinya, namun entah mengapa ia peduli...