Setahun di Rumah
Ya...bulan Maret ini tepat setahun saya menjalani cuti di luar tanggungan negara dari jangka waktu 2 tahun yang saya ajukan. Meski awalnya sempat agak ragu-ragu mengambil cuti panjang, sekarang saya sama sekali tak menyesali pilihan ini. Tujuan saya mengambil cuti adalah agar saya bisa menstimulasi Hanif dengan lebih intens mumpung dia masih ‘golden age’. Tapi setelah dijalani, saya malah merasa banyak manfaatnya untuk diri saya sendiri di samping perkembangan Hanif yang alhamdulillah cukup menggembirakan. Mengantar Hanif ke tempat terapi memberikan kesempatan kenal dekat dengan ibu-ibu ‘hebat’. Berbagi perasaan dan pengalaman dengan mereka membuat saya merasa bukan lagi ‘orang paling menderita sedunia’ *lebay mode-on hehe... Tak jarang kami saling bercermin dan lebih mensyukuri kelebihan buah hati masing-masing. Sungguh ini tak mungkin saya dapatkan kalau saya masih berstatus ‘working mom’. Ketika menunggui Hanif di playgrupnya pun demikian. Sharing dengan ibu-ibu wali ...