7 Des 2016

Resep: Nasi Liwet Ala Ala


Wiken lalu saya ketempatan pengajian. Mikir mau bikin apa ya. Seringnya sih beli kue aja atau bikin bihun. Tapi bosen lah. Ngelirik di pojokan dapur ada panci presto yang mulai debuan hehe.... Akhirnya diputuskan masak nasi liwet pakai presto...
Bahan:
2 liter beras 
250 gram teri medan, goreng hingga krispi
3 siung bawang putih, iris
6 siung bawang merah, iris
3 lembar daun jeruk
4 lembar daun salam
2 batang sereh, geprek
3 cm laos, potong 3 dan geprek
Garam secukupnya (saya pakai 1 sdt peres)
Air secukupnya (1,5 ruas jari telunjuk dari permukaan beras)

Cara membuat:
1. Cuci beras. Tumis bawang merah dan putih dengan sedikit minyak di panci presto. Setelah harum, masukkan beras dan tambahkan air.
2. Ukur air 1,5 ruas jari telunjuk dari permukaan beras. Masukkan daun jeruk, salam, sereh dan laos. Tambahkan garam dan separuh bagian teri goreng lalu aduk rata.
3. Tutup panci presto. Masak dengan api besar sampai berdesis. Setelah berdesis, kecilkan api dan masak selama 10 menit.
4. Setelah 10 menit, matikan api dan tunggu selama 15 menit sebelum membuka katup dan tutup panci presto.
5. Nasi liwet siap disantap dengan taburan teri goreng.

Hasilnya bisa untuk 10 orang. Yumm...buatnya gampang dan cepat. Saya cuma menyiapkan telur dadar iris, teri goreng, kerupuk dan sambal sebagai pelengkapnya. Klo tempe goreng yang difoto itu, tempe sisa kemaren haha...dibuang sayang ya akhirnya dibuang ke perut aja. Selesai difoto, seporsi langsung amblas:p. Alhamdulillah Hanif juga doyan. Selamat mencoba^^. Next time mau coba pakai magic com aah....

Resep: Homemade Susu Kedelai


Saya lagi demen susu kedelai. Alhamdulillah Hanif doyan (walau hanya 1 gelas sehari) dan ayahnya juga mau (kadang-kadang sih). Makanya saya makin seneng bikinnya^^. Resepnya saya baca di instagram, lupa nama ig-nya *saking kebanyakan yang distalking:p

Bahan:
250 gram kedelai, rendam minimal 2 jam (saya biasanya sebelum tidur untuk dibikin pagi)
Air total 1500 ml
Daun pandan 3-4 lembar

Cara membuat:
1. Tiriskan kedelai yang sudah direndam. Masukkan ke blender, tambahkan 1000 ml air. Blender kurleb 30 detik.
2. Saring air kedelai dengan kain. Sisihkan ampasnya, tambahkan 500 ml air, aduk dan saring lagi dengan kain.
3. Rebus sari kedelai dengan pandan sambil diaduk-aduk. Kalau mengaduk sampai dasar ya karena biasanya ada endapan yang lengket. Setelah mendidih, segera matikan api dan biarkan dingin sebelum dimasukkan ke kulkas.

Saya sengaja bikin yang engga manis karena selera kami bertiga berbeda. Jadi tinggal tambah gula di gelas sebelum diminum. Kadang saya pakai sebagai campuran di resep puding silky untuk Hanif. Selamat mencoba^^

22 Sep 2016

Review Mesin Jahit Brother JS1410

Dari dulu saya ingin punya mesin jahit sendiri. Kalau jaman orang tua kita punya mesin jahit seperti sudah keharusan, secara tukang permak jarang yaa... Sekarang tukang permak sudah banyak. Tapi di sisi lain saya kadang sebel ketika harus permak baju cuma sedikit, dicharge sama seperti permak banyak. Seringkali tukang permaknya sibuk pas waktu ngambil belum jadi. Makanya saya memantapkan diri beli mesin jahit sendiri. Emang bisa njahit? Bisa dong kalau cuma motong atau nambal daster bolong wkwkwk... Setelah pilah pilih sambil galau sekian lama, akhirnya saya membeli mesin jahit merek Brother JS1410. Termurah di generasi mesin portabel. Pertimbangan saya karena toh digunakan untuk jahit menjahit basic saja. Sayang kalau mahal-mahal ga kepake sering hehe *lirik pojokan dapur:p


Ini dia penampakan si JS1410. Lucu ya, terus terang warnanya juga yang bikin saya jatuh hati...eciee *ga penting banget ya emak-emak


Penampakan bagian atas JS1250 dilengkapi ilustrasi cara mengisi bobbins atau spool. 


Fitur yang paling saya suka dari mesin jahit brother dibandingkan merek lainnya adalah spool dipasang di atas. Tidak perlu menggunakan rumah spool dan membuka bagian bawah mesin. Di sebelah lobang spool juga dilengkapi cara memasangnya. Pokoknya user friendly banget buat penjahit newbie.


Pola jahitannya ada 14, termasuk pembuat lobang kancing dalam 4 step. JS1410 ini tidak memiliki fitur pengatur panjang jahitan. Pilihan pola jahitan lurus dengan berbagai macam ukuran panjang sudah tersedia di pilihan 6-10. Jadi sebenarnya jenis pola jahitannya tidak sampai 14 hehe... Ya...maklumlah sesuai dengan harganya. Toh yang sering saya pakai jahitan lurus dan zigzag saja. Tombol yang di bawahnya adalah untuk jahit mundur.


Untuk cara memasang benang pada mesin jahit ditandai dengan nomor di bodi mesin. Bulatan yang ada nomornya itu adalah pengatur tegangan benang bawah. Oh iya di sisi sebelah kiri sudah dilengkapi dengan thread cutter (pemutus benang). Tinggal tarik dan sangkutkan, beres deh. Ga perlu cari gunting #emak-emak pelupa



Kelengkapan bawaan pabriknya ada 4 bobbin, 4 jarum ukuran 14 (1 jarum terpasang di mesin), sepatu lubang kancing, sepatu universal, sepatu resleting, obeng, buku petunjuk, kartu garansi, dvd instruction manual dan foot controller.


Sementara dari seller, dapet bonus sepatu hemmer 2mm (ini favorit banget buat jahit tepian jilbab), sepatu satin stich, dan 7 pack jarum dengan ukuran berbeda.


Fitur terakhir dari mesin jahit ini adalah free-arm sewing. Apa tuh? Haha...saya juga bingung tadinya. Ternyata bagian depan bawah mesin bisa dicopot untuk memasukkan lengan baju yang hendak dijahit. Jadi ga usah ribet lagi kalau mau menjahit lengan baju atau jahitan yg melingkar, tinggal slupp. Bagian mesin yang dapat dilepas juga bisa dipakai sebagai wadah penyimpanan alat-alat jahit.

Naah, kelebihan sudah. Sekarang kekurangannya apa ya...mungkin lebih tepat keterbatasan fitur sesuai dengan harga hehe...
1. Tidak ada pengatur lebar jahitan, tapi sudah ada pilihan pola lurus dengan panjang berbeda-beda
2. Tidak ada pengatur tekanan sepatu
3. Gerigi/feed dog tidak bisa diturunkan dan juga tidak dilengkapi darning plate. Fungsinya untuk bordir manual.
4. Tidak bisa dobel thread, menjahit dengan benang ganda. Biasanya tiang benangnya ada 2.
5. Pola dekoratif terbatas. 

Sejauh ini saya cukup puas dengan fitur yang ada dengan penggunaan menjahit ala pemula. Recommended untuk low budget sewing machine... *tetep lebih canggih mesin jahit saya daripada punya ayah saya :D

Beberapa yang sudah dihasilkan dari JS1410, saya aplot di bawah (tidak termasuk daster bolong dan gamis yang dipotong yaa hehe).

cover mesin jahit model pouch

cover tampak belakang (ada lubang buat pegangan)

jahitan tepi pasmina

small pouch


12 Sep 2016

Selamat Idul Adha^^


usai shalat ied

Lebaran haji tahun ini, kami sekeluarga mudik ke Palangkaraya. Awalnya mudik ke Palangkaraya dijadwalkan di lebaran tahun 2017. Tapi karena Hanif terus saja merengek minta ke Palangkaraya setelah mbah utinya pertengahan Agustus lalu, akhirnya lebaran ini kami menuruti keinginan Hanif. Kasihan beberapa kali ke bandara, cuma nganter doang. Mungkin berasa di-php-in hehe...
Kami sholat idul adha di Masjid Raya Darussalam. Masjidnya gede dan masih dalam tahap penyelesaian. Hanif sholat dengan ayahnya. Saya yang sedang berhalangan, duduk agak jauh dari masjid sambil mengawasi. Alhasil saya sempat mengabadikan detik-detik kaburnya Hanif dari shaf. Saya sempat agak deg-degan karena khawatir Hanif hilang di antara orang banyak. Tapi alhamdulillah menjelang salam, ia kembali ke shaf semula. Saya pun melambaikan tangan untuk mengajaknya keluar masjid bersama saya, daripada bosan duduk pas ceramah. Semoga lebaran tahun depan sudah engga kabur-kaburan lagi ya nak^^

Selamat Idul Adha 1437 H
Semoga Allah melimpahkan kebaikan bagi seluruh umat muslim



detik-detik kaburnya Hanif

16 Agu 2016

Kabar Hanif di Awal Kelas 3

Akhir-akhir ini begitu banyak alasan untuk tidak sempat menulis. Bahkan sekedar mendokumentasikan perkembangan bujangku. Alhamdulillah Hanif sudah naik kelas 3. Setahun di kelas 2 rasa-rasanya dilalui Hanif dengan senang. Terima kasih banyak untuk wali kelas 2B2 Bu Anis (tahun ini memutuskan resign karena ingin fokus ke skripsinya), juga guru2 lain (ada Pak Eko, Bu Nurul, Bu Meli, dan yang lain yang tidak bisa saya sebutkan karena saya ngga hafal hahaha) yang sudah banyak membantu Hanif melalui hari-harinya di kelas 2. Semoga Allah memberikan balasan yang terbaik^^.
Perkembangan Hanif saat ini sudah banyak. Tahun ini Hanif untuk pertama kalinya ikut mabit di sekolah. Cuma sehari sih tapi cukup membuat saya tak nyenyak tidur. Alhamdulillah Ramadhan lalu Hanif juga sudah bisa puasa maghrib...meski harus meningkatkan penjagaan ketat di sekitar area dapur mulai jam 4 sore. Maklum masa-masa kritis...hehe... Bahkan Mbah Utinya terpaksa menunda memasak hidangan berbuka sampai adzan magrib demi Hanif agar tidak tergoda. Hanif sekarang semakin mudah diberikan pengertian. Perhatiannya terhadap lingkungan juga makin baik. Hanif langsung hafal guru wali kelasnya di hari pertama. Nama kelas masih kadang lupa kalau sudah naik kelas. Naik kelas berarti makin banyak pe er untuk emaknya. Pelajaran di kelas 3 mulai kompleks, meski demikian target utama saya tahun ini adalah kemandirian Hanif. Mulai dari makan, mandi, buang air. Pelajaran akademis akan tetap saya ajarkan semampu Hanif. Fokusnya lebih ke kemampuan sosial yakni komunikasi dan kemandirian. Semoga Allah memberikan kemudahan agar saya bisa istiqomah mengajari Hanif setiap hari. Amiiin...semangaat...!
Saya posting beberapa foto kegiatan Hanif di kelas 2 untuk kenangan. Sebagian besar hasil jepretan Bu Anis yang gemar sekali mendokumentasikan kegiatan anak didiknya. Makasih ya Bu.

sanwich day

feeding the goat

menanam

main sawah-sawahan

membajak sawah

outbond

@market day

di kelas

saat makan siang

balap bakiak

engrang batok

saat mabit di sekolah

pameran hasil karya

pawai ramadhan bersama pak eko

farewell bu anis
 

15 Agu 2016

Mengenal Sekolah Inklusi

throwback hanif pg-tk-sd

Sudah lama saya ingin menuliskan tentang sekolah inklusi. Hanif saat ini bersekolah di SDIP Baitul Maal yang juga menyelenggarakan pendidikan inklusi. Saat Hanif masuk kelas 1, itu adalah tahun pertama SDIP Baitul Maal resmi sebagai sekolah inklusi. Alhamdulillah Hanif tidak perlu bersekolah jauh-jauh, apalagi teman-temannya juga bedol desa ke sana. Hanif menempuh playgrup dan tk di sekolah yang sama walau saat itu belum resmi inklusif.
Apa sih sekolah inklusi?
Sekolah umum yang juga menyelenggarakan pendidikan inklusi. Jadi selain menerima siswa umum, sekolah juga menerima siswa difabel atau bisa juga disebut berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus (ABK) tidak melulu autis atau down syndrome ya, bisa juga anak yang sangat cerdas hingga pendidikannya juga harus disesuaikan dengan kekhususannya.
Bagaimana sistem pendidikan sekolah inklusi di Indonesia?
Sebenarnya pendidikan inklusi sudah diatur dalam permen diknas tahun 2009 (lupa nomornya). Bahwa di setiap wilayah tertentu harus ada sekolah inklusi dari pendidikan dasar sampai menengah. Namun kembali lagi kepada sumber daya yang dimiliki sekolah. Banyak sekolah yang melabeli dirinya dengan embel-embel inklusi. Namun sekolah biasa sebenarnya ada juga yang melakukan pendidikan inklusi walau tidak berlabel sekolah inklusi. Yang penting adalah komitmen dan kepedulian dari sekolah. Sewaktu Hanif masuk playgrup, saya sempat ragu apakah Hanif akan diterima. Ketika saya berterus terang tentang kondisi Hanif dan harapan saya, alhamdulillah pihak sekolah mau menerima dan terbuka akan keterbatasan sumber daya di sekolah. Alhasil Hanif diterima. Setelah seminggu pertama, saya melihat guru kelas sudah cukup repot dengan anak-anak, apalagi ditambah Hanif. Saya pun meminta pihak sekolah menyediakan shadow teacher untuk Hanif. Gajinya akan saya tanggung sesuai dengan kebijakan sekolah. Saya katakan saat itu tidak perlu lulusan pendidikan guru tk, yang penting sayang anak-anak. Untuk cara menangani Hanif bisa saya ajarkan. Alhamdulillah guru shadow Hanif Bu Nita bertahan sampai Hanif lulus tk. Bahkan sekarang menjadi guru reguler di TK. Maka dari itu, orang tua harus cermat memilih sekolah, pertimbangkan visi dan komitmen sekolah.
Bagaimana dengan penolakan dari orang tua murid lain?
Di sinilah pentingnya komitmen sekolah akan pendidikan inklusif. Jika sejak awal sekolah sudah mempunyai visi bahwa setiap anak memiliki hak yang sama, maka orang tua yang menolak terhadap keberadaan ABK di sekolah berarti menentang kebijakan sekolah. Yah walau prakteknya seringkali minoritas yang dikorbankan. Kuncinya sekali lagi cermat memilih sekolah. Alhamdulillah Hanif mempunyai teman-teman yang baik. Setiap kali Hanif tak sengaja menyakiti temannya, saya selalu berusaha kontak orang tuanya secara pribadi dan meminta maaf sambil menjelaskan kondisi Hanif. Saya juga kerap terbuka tentang Hanif saat mengobrol dengan ibu-ibu lain. Saya berharap teman-temannya dan juga orang tuanya memahami kondisi Hanif. Alhamdulillah saat ini teman-teman Hanif sudah bisa membantu guru dalam menjaga Hanif. Misal memegangi ketika Hanif tiba-tiba keluar gerbang atau kompak menyembunyikan coklat karena Hanif diet coklat. Saya terharu anak-anak bisa berempati di usia dini. Tak perlu jauh-jauh pergi ke panti untuk membangun empati, cukup dengan memahami perbedaan temannya.
Mana yang lebih baik, sekolah khusus atau sekolah inklusi?
Dua-duanya sama baik asalkan sesuai dengan kemampuan anak. Jika anak dapat menguasai kemampuan akademik walau mungkin lebih lambat (slow learner), maka dapat dimasukkan ke sekolah inklusi. Namun jika tidak, maka sekolah khusus adalah pilihan yang lebih baik di mana kemampuan life skill lebih ditekankan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau terapisnya sebelum memutuskan sekolah yang cocok untuk anak.
Bagaimana pelaksanaan pendidikan inklusi di sekolah?
Berdasarkan pengalaman Hanif, anak akan dites kesiapan belajar sebelum masuk sekolah. Dari situ akan ditentukan apakah si anak berkebutuham khusus dan perlakuan seperti apa yang tepat. Hanif diputuskan memerlukan guru pendamping khusus karena belum bisa fokus. Beberapa temannya ABK yang sudah lebih baik dihandle sekaligus 3 anak oleh 1 guru pendamping. Kemudian oleh tim inklusi akan dibuatkan program pembelajaran individual (PPI) alias kurikulum yang disesuaikan dengan taraf kemampuan dan kebutuhan Hanif. Untuk pembelajaran di kelas, sekolah Hanif memakai sistem gabungan/tarik ulur. Beberapa sekolah ada yang menerapkan kelas transisi sebelum diputuskan bergabung dengan kelas reguler. Jadi ada saat Hanif bergabung di kelas, ada pula saat beraktivitas di luar. Misal untuk tematik 3 jam pelajaran, Hanif hanya ikut 1 jam saja. Sisanya diberikan aktivitas lain di luar. Ketika endurance-nya mulai bagus, jam di kelas ditambah hingga suatu saat anak bisa full bertahan mengikuti tatap muka kelas. PPI akan dievaluasi tiap tiga bulan di sekolah Hanif. Soal ujiannya pun dimodifikasi. Mungkin ijazahnya juga demikian jika anak masih belum dapat mengikuti kurikulum standar diknas sampai kelulusan. Masih ingat Harun di film Laskar Pelangi? SD Muhammadiyah Gantong adalah contoh sekolah inklusif tanpa embel-embel inklusi.
Oke sebegini saja ya cerita saya tentang sekolah inklusi. Untuk para orang tua ABK, jangan berputus asa mencari sekolah yang tepat. Mungkin dari cerita saya di atas kesannya mulus-mulus saja ya, believe me...it's not. Tapi semuanya akan berlalu. Lewat satu tantangan...terbitlah tantangan berikutnya. That's life...just enjoy the moment^^.

8 Agu 2016

Review: Pivot Point (Pivot Point #1)


Kasie West, 2013, ebook
Entah kapan terakhir saya membaca novel sebelum ini. Sudah lama saya mendownload ebook Kasie West tetapi baru tergerak untuk membacanya saat saya terjebak kemacetan hampir 2 hari di perjalanan mudik lebaran. Kebetulan sedang tidak sholat waktu itu jadi tak bisa nambah setoran juga. Saya sampai menghabiskan 3 ebook hahaha...
Addison Coleman tinggal di lingkungan orang-orang berkekuatan supranatural, di mana mereka memisahkan diri dari orang-orang biasa "The Norm", di sebuah lingkungan yang disebut Compound. Sahabatnya, Laila adalah Memory Eraser, sementara dia sendiri adalah Searcher. Addie bisa melihat masa depan atas dua pilihan. Ketika ayah dan ibunya memutuskan untuk bercerai, ia kembali dihadapkan dua pilihan, tetap tinggal di Compound bersama ibunya atau meninggalkan Compound dan tinggal bersama ayahnya di dunia normal?
Awalnya saya agak skeptis sebagus apa cerita tentang seorang paranormal? Dugaan saya salah, Pivot Point adalah buku yang sangat menarik, paling bagus di antara 3 judul yang saya baca. Ketika Addie melakukan Search atau menjajaki antara 2 pilihan, cerita digambarkan bergantian bab antara pilihan pertama dan kedua. Penulis menceritakan dengan detail keseharian Addie saat menjalani pilihan pertama dan keduanya day to day selama 6 minggu. Terkadang ada kejadian yang bersinggungan antara dua pilihan tersebut. Cerita menjadi semakin seru karena melibatkan kasus pembunuhan. Pada akhir cerita Addie harus memilih mana pilihan yang akan dijalaninya, di mana ia harus kehilangan orang yang berbeda di dua pilihan itu. Buku ini membuat saya terpikir bahwa di setiap pilihan pasti ada resiko dan saya bersyukur tidak memiliki kemampuan seperti Addie jadi lebih menggantungkan diri pada doa dan Allah semata^^v Karena Allah tahu yang terbaik meski kita tidak menyukai. Very recommended book...ada sekuelnya loooh *belum sempat baca #entahkapanbaca

-knowing the outcome doesn't make a choice easier-

Review: Living Room No Matsunaga-san

Lama ngga nulis blog padahal banyak ide di kepala. Ya begitu kalau kerjaan sedang banyak jadi malas mau menulis hehe... Kali ini saya akan r...